Bagaimana Cara Membedakan Batu Permata Asli Atau Palsu ?

Cara Membedakan Batu Permata Asli dan palsu bisa dengan beberapa cara. Untuk cara yang paling mudah, Anda bisa datang ke Lab Gemologi untuk melakukan pengetesan batu permata yang anda miliki.

Di lab Gemologi tersebut, akan di tes bagaimana tingkat kekerasannya, mineral pembentuknya dan hal-hal lain mengenai batu permata tersebut. Namun, untuk melakukan tes lab perlu biaya dan waktu yang cukup lama. Sehingga banyak orang “malas” untuk melakukan tes ini. Mungkin ya hanya batu permata yang mewah, yang harganya diatas Rp 10.000.000 yang butuh untuk di tes kan.

Tapi Anda tidak perlu khawatir. Karena ada cara membedakan batu permata asli dan palsu yang lebih mudah.

CARA YANG PERTAMA DENGAN METODE BAKAR.

  1. Ambil Batu permata tersebut, kemudian lilitkan sehelai rambut dan bakar rambut tersebut diatas batu permata tersebut.
  2. Jika Rambut putus atau batu meleleh maka itu merupakan batu palsu atau imitasi. Namun jika sehelai rambut tersebut tidak putus maka 80% itu Asli Batu permata.
  3. Penjelasannya, karena sifat batu mampu menyerap dan memuai panas, sehingga ketika api dibakarkan pada sehelai rambut yang ada diatas batu, maka panas akan diserap oleh batu. Sehingga suhu disekitar rambut tetap stabil dan itu tidak membuat rambut putus.

CARA YANG KEDUA DENGAN METODE GOSOK KACA

  1. Ambil Batu Permata dan selembar kaca.
  2. Kemudian Hadapkan Permukaan Batu Permata ke permukaan kaca.
  3. Berikan sedikit tekanan, kemudian Tarik batu batu permata di atas kaca tersebut. Jika kaca tergores maka bisa dipastikan itu 80% Batu Asli.
  4. Penjelasannya, karena beberapa jenis batu memiliki tingkat kekerasan lebih keras dibandingkan kaca, maka kaca akan tergores dengan batu permata tersebut.

CARA KETIGA DENGAN MENGGUNAKAN DIAMOND TESTER

  1. Ambil Batu Permata.
  2. Siapkan Alat yang namanya Diamond tester.
  3. Hidupkan Diamond tester tersebut, kemudian taruh ujung diamond tester tersebut di permukaan batu permata. Lalu tekan, maka lampu indikator akan bergerak ke angka tertentu.
  4. Nah, untuk stadart batu kuarsa Ada diangka 6,5 – 7 Mohs, Giok ada di 7 Mohs, Zamrud ada di 8,5 Mohs dan lain sebagainya.
  5. Intinya, ketika Anda menggunakan cara ini, pengetahuan seputar tingkat kekerasan batu permata sangat diperlukan.

Nah, itulah dua cara yang bisa Anda lakukan untuk membedakan batu permata asli atau palsu. Cara ini bukanlah cara terbaik untuk mengetahui keaslian batu permata. Hanya saja, Menurut Ratu Aura jika untuk menentukan apakan ini asli batu atau tidak cara ini sudah cukup valid.